Buah Dan Sayuran Ini Ternyata Makanan Penurun Darah Tinggi

Penyakit darah tinggi atau hipertensi kini bukan hanya menyerang orang tua saja. Wanita muda saat ini justru sebagai penderita terbanyak penyakit ini. Stres, gaya hidup yang tidak teratur, dan pola makan yang tidak sehat adalah penyebab terjadinya tekanan darah melebihi batas normal. Dalam penanganannya, merubah gaya hidup dan mengkonsumsi makanan penurun darah tinggi menjadi penting disamping obat-obatan teratur.

Rajin berolah raga walaupun ringan namun dilakukan secara kontinyu terbukti menstabilkan tekanan darah. Menghentikan konsumsi minuman keras dan rokok yang dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah sebagai pencetus tekanan darah tinggi, semestinya tidak ditunda lagi. Bahkan bagi pasien yang sudah mengidap darah tinggi dan memiliki kebiasaan merokok, dapat meningkatkan resiko terjadinya kanker paru-paru dan pengerasan pembuluh darah. Mendekatkan diri dengan Tuhan dan keluarga juga merupakan terapi bagi pasien darah tinggi agar terhindar dari stres yang dapat memperburuk keadaan.

Sayuran ini Menjadi Makanan Untuk Turunkan Darah Tinggi

Selain merubah gaya hidup, pasien hipertensi dapat sering mengkonsumsi makanan untuk menurunkan darah tinggi yang mudah didapatkan. Contoh-contoh makanan tersebut adalah:

  1. Gandum

    Dapat digunakan sebagai pengganti nasi. Sangat berkhasiat untuk menurunkan kolesterol sehingga mengurangi resiko terkena penyakit darah tinggi dan serangan jantung.

  2. Bayam

    Bayam dikenal mengandung zat besi, potasium, magnesium, kalium dan mineral-mineral lain yang baik untuk menurunkan darah tinggi.

  3. Kentang putih

    Mengandung magnesium dan potasium tinggi yang dapat membantu menyeimbangkan mineral penjaga jantung sehingga menurunkan resiko terjadinya darah tinggi.

  4. Kedelai

    Sama seperti bayam, kedelai dan olahannya seperti tempe, susu kedelai dan tahu mengandung mineral penting untuk menurunkan tekanan darah.

  5. Bawang putih

    Sebagai pencegah pembekuan darah dan penebalan dinding pembuluh darah yang dapat menyebabkan tekanan darah tinggi.

Selain makanan di atas, konsumsi susu skim dapat sangat membantu pasien hipertensi. Susu skim adalah salah satu makanan penurun darah tinggi yang sangat dianjurkan karena mengandung hanya 1% lemak. Mengkonsumsi susu skim non fat seperti Tropicana Slim Skim Milk secara rutin, dapat mengurangi tekanan darah 3% – 10% dari tekanan darah sebelumnya.

Baca juga Gejala, Penyebab, Makanan dan Solusi Penyakit Gula Darah

Buah-buahan yang Menjadi Makanan Penurun Darah Tinggi

Makanan penurun darah tinggi sebenarnya dapat dikonsumsi guna membantu menurunkan tekanan darah tinggi. Salah satu pilihan makanan yang berguna sebagai penurun ialah buah. Ada berbagai macam buah-buahan yang mudah di temukan, selain itu pengonsumsian buah-buahan ini juga mudah. Lantas, apa saja buah yang dapat dijadikan sebagai penurun tekanan darah tinggi?

Makanan untuk menurunkan darah tinggi yang pertama ialah buah beri. buah yang termasuk di dalam kategori buah beri ini seperti strawberry, blueberry, blackberry, raspberry. Tidak hanya memiliki bentuk yang menarik, buah beri ini dikenal dengan kandungan potassium nya yang begitu tinggi. Satu mangkuk dari buah beri memiliki kandungan 200 mg potassium. Untuk mengatasi darah tinggi, setidaknya memerlukan 4.700 mg potassium.

Kedua, tomat. Buah tomat sudah dikenal sebagai sebuah bahan pangan yang sangat melimpah, sari buahnya memiliki rasa sedikit masam. Tomat bisa menurunkan tekanan darah, fakta ini ditunjang dengan penelitian yang baru saja dilakukan oleh sebuah universitas yang menguji tomat untuk menurunkan tekanan darah tinggi. Memang, pengonsumsian tomat untuk tekanan darah tinggi ini sangat tepat, namun penderita juga harus melakukan upaya lain.

Pada dasarnya tidak ada makanan penurun darah tinggi yang bergerak secara seketika. Tekanan darah di kisaran normal tergantung dari pola makan yang sehat dengan keseluruhan. Saat Anda memiliki tekanan darah yang tinggi, lebih baik hindari pengonsumsian kafein. Walaupun pengaruh dari kafein masih menjadi hal yang diperdebatkan, akan tetapi terdapat kemungkinan jika zat ini bisa meningkatkan tekanan darah. Cek darah Anda 30 menit sesudah mengkonsumsi kopi. Selain itu mengkonsumsi minuman keras juga harus dihindari. Selain itu batasi pengonsumsian minuman keras, karena pengonsumsian minuman keras dengan berlebihan akan meningkatkan berat badan seseorang mengalami kenaikan. Kelebihan berat badan juga bisa menjadi pemicu hipertensi. Bagaimana dengan minuman manis. Untuk minuman manis, agar lebih aman, Anda bisa mengganti gula yang aman di konsumsi yang tidak akan menyebabkan tekanan darah naik bahkan obesitas sekalipun.