Lembaga Kemanusiaan Indonesia Menampik Tuduhan Bantu Teroris

Bumi Syam, Suriah, saat ini tengah dilanda konflik yang berkelanjutan. Rezim Bashar Asshad diklaim yang bertanggungjawab atas tragedi tersebut. Namun di tengah-tengah simpati dan empati masyarakat dunia, khususnya di Indonesia, tersiar kabar yang tidak mengenakkan bahwa donasi untuk Suriah dipakai untuk mendanai teroris. Hal tersebut kemudian dibantah oleh lembaga dan organisasi kemanusiaan di Indonesia yang hingga saat ini masih aktif dalam menyalurkan bantuan ke Suriah. Tuduhan tersebut dinilai tak berdasar, konyol dan terkesan provokatif.

Ketua Forum Zakat Nasional (FoZ), Nur Effendi menegaskan bahwa pentingnya meluruskan media yang dianggap sebagai penyebar tudingan bahwa ada organisasi kemanusiaan dari Indonesia menyalurkan bantuan dan donasi Suriah untuk membiayai teroris disana. Ia berpendapat bahwa media yang berafiliasi terhadap paham tertentu yang di Indonesia sendiri paham tersebut tidak dapat diterima. Menurutnya lagi tuduhan yang dilancarkan media-media dan sekelompok orang tertentu tersebut merupakan fitnah terhadap organisasi kemanusiaan yang berusaha membantu korban kejahatan perang rezim Al-Assad dan kroni-kroni nya. Namun Nur menambahkan bahwa isu tersebut tak perlu ditanggapi serius mengingat lembaga dan organisasi kemanusiaan memang benar-benar menyalurkan bantuan untuk para korban.

Masyarakat seolah digiring opini nya untuk bersikap antipati terhadap lembaga dan organisasi kemanusiaan yang mengurus korban konflik di Suriah. Padahal selama ini jelas, bantuannya diberikan kepada siapa dan memang bukan untuk membantu pemberontak atau teroris. Terlebih, lembaga dan organisasi kemanusiaan penyalur donasi tersebut bekerja sama langsung dengan lembaga resmi yang diakui PBB yang bermarkas di Suriah.

Bahkan lembaga tersebut mendukung upaya langkah hukum terhadap media yang menghembuskan isu terkait donasi Suriah yang dilakukan oleh lembaga kemanusiaan di Indonesia. Kerja kemanusiaan bukanlah perkara yang mudah, jika di politisasi, difitnah dan diseret ke isu-isu terorisme yang tak berdasar berarti sudah sangat keterlaluan dan bisa saja digiring ke ranah hukum. Sebagai orang-orang yang menjadi pegiat kemanusiaan, kita tidak boleh lemah dan membiarkan kekuatan anti-kemanusiaan berkuasa. Diharapkan ke depannya, masyarakat lebih bijak dalam menghadapi isu-isu yang beredar atas aksi kemanusiaan untuk Suriah maupun negara-negara lainnya seperti Myanmar dan Palestina.

krisis suriah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *